Showing posts with label membersihkan. Show all posts
Showing posts with label membersihkan. Show all posts

Ini Cara Membersihkan Dinding Rumah Dari Coretan Pensil Dan Crayon

Punya anak kecil di rumah? Siap-siap saja dinding rumah sebentar lagi penuh dengan coretan pencil atau crayon. Hmm …, belum dewasa memang suka menggambar atau menciptakan coretan dimana saja termasuk di dinding.

siap saja dinding rumah sebentar lagi penuh dengan coretan pencil atau crayon Ini Cara Membersihkan Dinding Rumah Dari Coretan Pensil Dan Crayon

Kebiasaan anak kecil yang suka menggambar tentu sangat bagus. Terutama untuk perkembangan imajinasi dan daya nalar mereka. Namun jikalau menggambarnya di dinding apakah itu juga elok ? Jawaban orang renta niscaya macam-macam. Saya sendiri lebih suka membiarkan mereka melaksanakan apa yang ingin mereka lakukan. Kita maklumi saja, jangan dimarahi.

Masalahnya, coretan dan gambar-gambar itu menciptakan dinding jadi kotor. Dan noda kotor tersebut sangat susah untuk dibersihkan apalagi jikalau noda itu sudah sekian usang melekat di dinding. Bukan tidak mungkin, coretan pensil dan crayon juga sanggup mengakibatkan cat pada dinding rusak.

Nah, bagaimana cara membersihkan dinding rumah dari coretan pensil dan crayon ? Berikut ialah tips singkatnya :

#1. Gunakan pasta gigi. Caranya cukup oleskan seperempat sendok pasta gigi ke noda di dinding, kemudian gosokan pasta gigi pada noda tersebut secara rata. Hilangkan noda itu sebersih mungkin

#2. Ambil kain bersih, basahi dengan air terlebih dahulu, kemudian usapkan ke pasta gigi yang sudah dioles-oleskan pada noda dinding. Usap sampai bersih.

#3. Jika ada noda yang tertinggal, coba gunakan cairan penghilang noda yang biasa kita lihat iklannya di televisi. Ambil kain yang sudah diberi cairan penghilang noda, kemudian gosokan pada noda yang membandel tadi

#4. Jika belum juga hilang, coba basahi spons yang lembut dengan air, kemudian tambakan satu tetes sabun cair ke dalam spons tersebut. Usap spons tersebut pada noda membandel tadi. Setelah itu cuci dinding tersebut dengan air sampai bersih.

#5. Keringkan dinding tersebut dengan lap kering yang bersih.

Beberapa brand cat yang elok kini ini sudah dilengkapi dengan zat tertentu yang menciptakan cat tersebut anti lengket. Sehingga jikalau dinding di corat-coret atau digambar macam-macam oleh anak-anak, maka cara membersihkannya sangat mudah. Yaitu cukup dengan membasahi dinding dengan air, kemudian usap atau keringkan dengan lap yang higienis dan kering.

Baca juga : 10 Cara Agar Rumah Aman Saat Ditinggal Mudik Lebaran

Itulah klarifikasi singkat wacana cara membersihkan coretan pencil dan crayon di dinding rumah. Semoga bermanfaat.

Ini 7 Cara Gampang Merawat Dan Membersihkan Karpet

Beruntunglah Anda yang punya karpet di rumah. Sebab karpet sangat mempunyai kegunaan untuk melindungi anggota keluarga dari lantai yang dingin. Misalnya dikala mereka berkumpul di ruang tengah sambil menonton televisi, bermain, mencar ilmu ataupun acara lesehan lainnya.

Selain itu karpet sanggup menambah nilai estetika ruangan. Sehingga ruangan yang tadinya biasa saja sanggup menjadi ruangan yang hangat dan nyaman.

Beruntunglah Anda yang punya karpet di rumah Ini 7 Cara Praktis Merawat Dan Membersihkan Karpet

Sayangnya, bila tidak dirawat dengan baik, maka karpet sanggup menjadi sarang basil dan kuman. Karena itu karpet harus dirawat dan dibersihkan.

Membersihkan dan merawat karpet 

Merawat karpet sejatinya tidak terlalu sulit, hanya saja perlu kehati-hatian dan “perlakuan khusus”. Nah, berikut dibawah ini yakni cara gampang merawat dan membersihkan karpet. Jika punya waktu, Anda sanggup melakukannya sendiri di rumah.

#1. Tempatkan karpet di lokasi yang tepat. Karpet sebaiknya diletakkan ditempat yang jarang dilewati orang, menyerupai ruang tamu, kamar tidur, atau ruang kerja. Jangan letakkan karpet pada kawasan dimana anggota keluarga banyak melaksanakan aktifitas. Karpet juga jangan diletakkan di akrab rak sepatu. Alasannya sederhana, alasannya hal itu akan menciptakan karpet cepat kotor dan menjadi sarang kuman.

#2. Sepatu dilarang menginjak karpet. Jangan sekali-kali menginjak karpet dalam keadaan menggunakan sepatu atau sandal. Karena, ganjal sepatu atau sandal cenderung kotor dan kuman gampang melekat di ganjal sepatu atau sandal.  

#3. Memasang keset di tempat-tempat tertentu. Memasang keset di depan pintu masuk akan mencegah dan meminimalisir masuknya kuman ke dalam rumah. Selain itu pasang juga keset di depan pintu kamar mandi dan pintu dapur. Secara tidak eksklusif hal itu berarti akan turut melindungi karpet dari kotoran dan kuman. Jangan lupa, basuh keset hingga higienis secara rutin.

#4. Bersihkan dengan vacuum cleaner. Bersihkan karpet setiap hari dengan menggunakan vacuum cleaner. Lakukan hal ini setiap sore atau malam hari dikala semua aktifitas keluarga telah berakhir. Jangan biarkan abu menumpuk atau terlalu lama. Selain berbahaya untuk kesehatan juga sanggup merusak karpet.

#5. Segera bersihkan noda. Ada dua macam noda, yaitu noda gres dan noda lama. Noda gres pada barpet harus segera dibersihkan. Tapi jangan digosok, alasannya hal itu hanya akan menciptakan noda makin menyebar dan merusak karpet.

Cara menghilangkan noda gres pada karpet yakni dengan menggunakan steamer. Arahkan uap panas dari steamer hanya pada pecahan yang bernoda. Uap tersebut akan melunakkan noda pada karpet sehingga gampang dibersihkan.

Cara terbaik untuk membersihkan noda usang di karpet yakni dengan minta dukungan jasa laundry.

#6. Cuci karpet secara berkala. Karpet yang lembab merupakan kawasan favorite bagi basil dan kuman. Karena itu karpet harus dicuci secara berkala, minimal setahun dua kali. Agar keringnya sempurna, cucilah karpet dikala demam isu panas, jangan di demam isu hujan.

#7. Gunakan formula yang lembut. Supaya karpet tidak rusak, gunakan selalu pembersih alami atau yang formulanya lembut. Pembersih dengan formula keras hanya dipakai untuk noda membandel, itupun sebaiknya diserahkan pada jasa laundry.

Baca juga : Inilah 7 Alat Pembersih Rumah Yang Paling Dibutuhkan

Itulah 7 cara gampang merawat dan membersihkan karpet. Semoga bermanfaat.

Ini 4 Cara Merawat Perabot Dapur Stainless Steel

Cara merawat dapur stainless steel 
Perabot dapur berbahan stainless steel (baja anti karat) banyak dipilih dan dipakai di masyarakat. Tapi tahukah bahwa selama beberapa tahun terakhir, banyak desainer mempertanyakan apakah stainless steel akan terus terkenal di dapur para profesional atau master chef, dan masyarakat biasa. Soalnya, peralatan dapur warna hitam dan putih yang mengkilap mulai mencuri perhatian.

 banyak dipilih dan dipakai di masyarakat Ini 4 Cara Merawat Perabot Dapur Stainless Steel

Pada kenyataannya, orang yang menentukan stainless steel jumlahnya masih sangat banyak. Itu alasannya ialah peralatan dapur dari baja anti karat terlihat mengagumkan.

Jika Anda ialah salah satu dari mereka yang memakai baja anti-karat sebagai tema di dapur rumah, maka berikut ini ada 4 cara merawat dan menjaga stainless steel supaya terlihat menakjubkan setiap saat.

1. Anti karat juga sanggup rusak
Selain tampak halus, permukaan yang tidak keropos dari baja anti-karat menghalangi pertumbuhan basil dan mikro organisme lain. Hal tersebut ialah alasan mengapa stainless steel begitu banyak dipakai di dapur profesional.

Namun itu bukan berarti karat dan noda selamanya sanggup dicegah. Para hebat di North American Association of Food Equipment Manufacturers mengatakan, jikalau pelindung pada permukaan baja anti karat tergores dengan sikat kawat, lalu terjadi kontak dengan air atau terkena klorida dari pembersih rumah tangga, maka stainless steel menjadi rentan terhadap kerusakan.

2. Bersihkan dengan spons lembut
Untuk perawatan yang kondusif dan pembersihan, mulailah dengan alat yang tepat. The European Stainless Steel Development Association, atau ESDA, menyarankan memakai spons lembut dan kain microfiber.

Perhatikan, jangan membersihkan dengan sikat baja yang sanggup menciptakan goresan. Sebaliknya, pilih alas dari plastik untuk pekerjaan yang sulit.

3. Bersihkan dengan satu arah
Membersihkan peralatan stainless steel ada triknya. Yaitu ketika membersihkan peralatan atau permukaan furnitur stainless steel, ikuti arah garis-garis tipis yang ada pada permukaan tersebut. Jangan di “kuwar-kuwer” tak tentu arah. Dengan demikian, potensi gesekan sanggup diperkecil.

4. Gunakan materi pembersih yang tepat
Produk yang mengandung klorida sanggup berbahaya bagi pelindung pada baja anti karat. ESDA menyarankan memakai pembersih berbahan berikut :

- Cuka yang diencerkan. Bahan ini cocok untuk membersihkan "kerak" kapur yang biasa ditemukan dalam ketel atau termos pemanas.
- Baking soda. Bahan ini cocok untuk menghilangkan endapan kopi.
- Pelarut alkohol, ibarat aseton untuk menghilangkan perekat.
- Semprotan beling bebas klorida. Bahan ini efisien pada permukaan ibarat cermin.

Cara lainnya untuk membersihkan stainless steel : rendam kain dengan cuka putih murni atau minyak zaitun. Kemudian, seka permukaan baja anti karat tersebut dengan satu arah mengikuti garis-garis tipis.

Untuk membersihkan wastafel stainless steel, tuangkan soda pada kain penyerap, lalu seka sampai kering.

Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan Alat Masak Stainless Steel

Hmm, siap mempraktekan cara mudah merawat peralatan dapur stainless steel ibarat diatas ?

Rumah

rumah

desain

desain